Ibnu Abbas ra menasihati kepada kita,"Mengunyah garam dalam sebuah jama'ah masih lebih baik dari pada memakan puding dalam perpecahan."
"Sungguh tiap mukmin itu bersaudara."
Tak usah risau lantaran ukhuwah hanya akibat dari iman.
Karena saat kita melemah, saat keakraban kita merapuh.
Saat salam terasa menyakitkan, saat kebersamaan serasa siksaan.
Saat kebaikan justru melukai.
Sesungguhnya yg rusak bukanlah ukhuwah. Tapi iman-iman kita sedang sakit.
Mari kita waspadai jebakan setan hingga melemahkan keimanan.
Hingga menghancurkan persaudaraan.
Hingga merusak indahnya kebersamaan.
Hingga hadirnya perpecahan.
Mu'awiyah Ibnu Sufyan menasihati, "Meski yang menghubungkanku dengan orang lain hanya seutas benang, maka akan kujaga jalinannya. Bila ia mengendurkan aku akan mengencangkan, dan bila ia mengencangkan aku akan mengendurkannya hingga tak putus ikatannya.”
Indahnya ukhuwah...
Yang jauh makin mendekat.
Yang dekat semakin erat.
Hati pun makin terikat.
Indahnya kebersamaan ini mari kita jaga hingga akhir nanti.
Bahu membahu mengusung amanah untuk raih mulia di kehidupan abadi.
Semoga kekal di kehidupan tiada bertepi.
Wallahu musta'an
Oleh: Rochma Yulika
"Sungguh tiap mukmin itu bersaudara."
Tak usah risau lantaran ukhuwah hanya akibat dari iman.
Karena saat kita melemah, saat keakraban kita merapuh.
Saat salam terasa menyakitkan, saat kebersamaan serasa siksaan.
Saat kebaikan justru melukai.
Sesungguhnya yg rusak bukanlah ukhuwah. Tapi iman-iman kita sedang sakit.
Mari kita waspadai jebakan setan hingga melemahkan keimanan.
Hingga menghancurkan persaudaraan.
Hingga merusak indahnya kebersamaan.
Hingga hadirnya perpecahan.
Mu'awiyah Ibnu Sufyan menasihati, "Meski yang menghubungkanku dengan orang lain hanya seutas benang, maka akan kujaga jalinannya. Bila ia mengendurkan aku akan mengencangkan, dan bila ia mengencangkan aku akan mengendurkannya hingga tak putus ikatannya.”
Indahnya ukhuwah...
Yang jauh makin mendekat.
Yang dekat semakin erat.
Hati pun makin terikat.
Indahnya kebersamaan ini mari kita jaga hingga akhir nanti.
Bahu membahu mengusung amanah untuk raih mulia di kehidupan abadi.
Semoga kekal di kehidupan tiada bertepi.
Wallahu musta'an
Oleh: Rochma Yulika
=== ARTIKEL TERKAIT ===
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search
Artikel terbaru
Top 5 Postingan
-
Berbicara mentoring pastinya tak lepas dari tujuan dan sasaran yang akan dicapai. Pentingnya pemahaman para mentor akan tujuan dan sasaran...
-
Saudara syurgaku... Bagaimana tilawah dan qiyamulail diri selepas Ramadhan, adakah lidah-lidah tetap basah dengan lafadz-lafadz cinta-Nya....
-
Serial pemuda multi talenan dibuka dengan talent pertama yang sering kita temui di sekolah ataupun di kampus. Biasanya si doi adalah orang...
-
“Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, “Sungguh, aku t...
-
Kita mengenal dalam da’wah ada yang tergolong ke dalam da’wah umum (publik) yang dilakukan dalam bentuk penyebaran Islam melalui buku, maj...
-
Banyak info yang kami dengar... Bahwa banyak diantara pejuang quran undur diri.. Entah mengapa?? Apakah sudah lupa akan kehidupan surga y...
-
Salam MANTAB MULIA, Bermanfaat, Bermartabat, Mulia ...!!! Sahabat ODOJku, Sadarlah ...!!! Sadarlah bahwa Allah menciptakanmu sebagai mak...
-
Hari ini tampak kegembiraan di masyarakat tatkala meyaksikan perlombaan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati 70 tahun kemerdeka...
-
Bagi yang sering jual beli gadget di pesbuk pasti biasa kan denger yang namanya TL atau tukar loss,, atau yang biasa dikenal dengan bart...
-
Indonesia memang menjadi pasar paling potensial untuk meraih keuntungan pribadi walau dengan menghancurkan moral generasi mudanya. Mu...
Kategori
- Celotehan Ngasal ( 5 )
- Dakwah Kampus ( 1 )
- F4 ODOJ ( 10 )
- Kontemplasi Diri ( 13 )
- mentoring ( 3 )
- Serial Pemuda Multi Talenan ( 2 )
0 comments:
Post a Comment